Buah keabadian dalam budaya Asia. Persik memberi kulit koktail vitamin (A, C, E), polifenol, dan gula humektan. Ekstraknya adalah bahan 'healthy glow' par excellence dalam perawatan K-beauty — terutama untuk kulit kusam atau yang membutuhkan kelembutan.
01 · Type de peau
Kulit kusam, lelah, muda, sensitif yang membutuhkan kelembutan.
02 · Concentration efficace
Konsentrasi anjuran: 1 hingga 5% ekstrak buah.
03 · Compatibilité
Berpadu sangat baik dengan: vitamin E, asam hialuronat, niacinamide, beras fermentasi.
Bénéfices mesurés
Ce que la science observe
Efek healthy-glow dan kilau
Hidrasi lembut (gula alami)
Antioksidan (vitamin A, C, E)
Melembutkan kulit
Menenangkan dengan halus
Mengembalikan cahaya
Mécanisme
Action moléculaire
Vitamin C dalam persik merangsang sintesis kolagen. Karotenoid (provitamin A) mengatur proliferasi keratinosit. Gula alami adalah humektan lembut. Keseluruhan menghasilkan efek sensori dan visual 'kulit beludru dan bercahaya'.
Origine et tradition
Du palais aux laboratoires
Persik muncul dalam mitos Korea sebagai simbol keabadian — sang bijak yang memakan persik surgawi menjadi kekal. Pada masa Joseon, persik dimakan sebagai selai (jelly boksung-eo) dan air rendamannya berfungsi sebagai toner wajah para selir.
Protocole d'application
Mode d'emploi clinique
- Étape 01 Krim atau serum pagi untuk kilau
- Étape 02 Ideal dalam rutinitas lembut
- Étape 03 Cocok dengan semua jenis kulit
- Étape 04 Luar biasa pada transisi musim