Plante · Fiche éditoriale
Ginkgo Biloba
Ginkgo biloba
은행 (Eunhaeng)
Pohon tertua yang masih hidup di Bumi — berusia 270 juta tahun. Daunnya memekatkan flavonoid unik (ginkgolida, bilobalida) dengan sifat antioksidan dan efek merangsang mikrosirkulasi. Dalam kosmetik Korea, ia adalah bahan 'keremajaan seluler' pada serum anti-penuaan serius.
Six bénéfices documentés
- 01 Antioksidan kuat (flavonoid)
- 02 Merangsang mikrosirkulasi kulit
- 03 Perlindungan terhadap polusi
- 04 Efek anti-penuaan (keremajaan seluler)
- 05 Dekongestan (mata, oval wajah)
- 06 Memperkuat skin barrier
« Daunnya memekatkan flavonoid unik (ginkgolida, bilobalida) dengan sifat antioksidan dan efek merangsang mikrosirkulasi »
Pharmacopée Joseon
Le mécanisme
Ginkgolida A dan B menghambat agregasi platelet dan merangsang vasodilatasi lokal (kulit lebih teroksigenasi). Flavonoid (kaempferol, kuersetin) adalah penangkap radikal bebas. Aksi gabungan: kulit yang lebih padat, lebih dinamis, lebih ternutrisi dari dalam.
Tradition ancestrale
Ginkgo telah hadir di kebun kuil Korea selama 1.000 tahun — simbol umur panjang. Bijinya dipanggang dan dikonsumsi untuk umur panjang. Dalam kosmetik tradisional, air rebusan daun dioleskan sebagai kompres pada lingkaran hitam vaskular.
Mode d'emploi
- 01 Serum anti-penuaan atau penggunaan pagi (anti-polusi)
- 02 Dekongestan eye contour
- 03 Kur 6 minggu untuk efek terlihat
- 04 Cocok dengan semua rutinitas