Madu Korea — diproduksi mentah dan tanpa pemanasan oleh para peternak lebah di Jeolla — mengandung konsentrasi enzim hidup (glucose oxidase), antioksidan polifenolik, dan gula humektan yang luar biasa. Diaplikasikan ke kulit, ia membentuk film menghidrasi yang menutrisi, memperbaiki barrier, dan menghadirkan kilau sutra.
01 · Type de peau
Kulit kering, matang, dehidrasi, lelah. Juga cocok untuk kulit kombinasi pada area kering.
02 · Concentration efficace
Konsentrasi anjuran: 1 hingga 30% madu mentah tergantung tekstur yang dituju.
03 · Compatibilité
Luar biasa dengan: propolis, royal jelly, ginseng, peptida, asam hialuronat. Hindari dengan: eksfoliator kuat pada malam yang sama.
Bénéfices mesurés
Ce que la science observe
Hidrasi tahan lama (humektan alami)
Nutrisi intens untuk kulit kering
Aksi antibakteri lembut
Mempercepat penyembuhan
Kilau sutra tanpa rasa lengket
Antioksidan alami
Mécanisme
Action moléculaire
Madu adalah humektan: ia menarik air dari atmosfer menuju kulit. Polifenol (krisin, pinobanksin) adalah antioksidan. Glucose oxidase menghasilkan hidrogen peroksida dalam jumlah sangat kecil — itulah efek antibakteri tanpa iritasi. Gula lambat menutrisi mikrobioma kulit.
Origine et tradition
Du palais aux laboratoires
Madu menjadi bagian masakan dan obat Korea sejak kerajaan Goguryeo (37 SM). Pada masa Joseon, madu mentah adalah hadiah kerajaan. Para selir raja mengoleskannya sebagai masker tiga kali seminggu — salah satu rahasia istana yang paling terdokumentasi. Hingga kini, peternak lebah Jeolla masih bekerja dengan metode kuno.
Protocole d'application
Mode d'emploi clinique
- Étape 01 Krim atau sleeping mask di malam hari
- Étape 02 Sangat efektif di musim dingin
- Étape 03 Paling baik pada kulit yang sedikit lembab
- Étape 04 Tanpa dibilas sebagai sleeping pack