Fruit · Fiche éditoriale
Yuzu
Citrus junos
유자 (Yuja)
Jeruk hibrida Asia Timur — silangan antara mandarin dan papeda — dengan aroma jeruk segar dan kayu yang tak tertiru. Di luar daya tarik aromatiknya, yuzu Korea adalah sumber vitamin C alami, flavonoid, dan minyak esensial yang luar biasa dengan efek astringen lembut.
Six bénéfices documentés
- 01 Kaya vitamin C alami (kilau)
- 02 Antioksidan
- 03 Efek astringen lembut
- 04 Regulasi sebum
- 05 Menenangkan (aromaterapi)
- 06 Anti-penuaan ringan
« Di luar daya tarik aromatiknya, yuzu Korea adalah sumber vitamin C alami, flavonoid, dan minyak esensial yang luar biasa dengan efek astringen lembut »
Pharmacopée Joseon
Le mécanisme
Vitamin C alami dalam yuzu (50 mg/100 g) melindungi kolagen dari oksidasi dan merangsang sintesisnya. Flavonoid (hesperidin, naringin) memperkuat mikrosirkulasi kulit. Senyawa volatil (limonen, linalool) memiliki efek menenangkan melalui sistem penciuman.
Tradition ancestrale
Yuzu telah dibudidayakan di Korea setidaknya sejak abad ke-8. Wilayah produksi tradisionalnya berada di pesisir selatan, di sekitar Goheung. Pada masa Joseon, ia diolah menjadi minuman (yuja-cha) yang dikonsumsi di musim dingin untuk memperkuat imunitas, dan kulitnya digunakan sebagai pembasuh wajah karena efek menyegarkannya.
Mode d'emploi
- 01 Serum vitamin C alami di pagi hari
- 02 Toner astringen (kulit kombinasi)
- 03 Luar biasa dalam sinergi dengan antioksidan lain
- 04 Hati-hati di bawah matahari (kemungkinan fotosensitivitas)