Versi squalene yang distabilkan dan dihidrogenasi — lipid yang secara alami hadir sebanyak 12% dalam sebum manusia. Kini diperoleh dari zaitun atau tebu (tanpa turunan hewani). Biokompatibilitasnya yang sempurna menjadikannya minyak paling tertoleransi dalam kosmetik.
01 · Type de peau
Semua jenis kulit — terutama kulit kering, sensitif, dehidrasi.
02 · Concentration efficace
Murni atau 5 hingga 30% dalam formulasi.
03 · Compatibilité
Cocok dengan semua aktif.
Bénéfices mesurés
Ce que la science observe
Hidrasi mendalam tanpa rasa berminyak
Memulihkan skin barrier
Bio-mimetik sebum manusia
Antioksidan ringan
Penetrasi optimal
Cocok untuk semua jenis kulit
Mécanisme
Action moléculaire
Squalane terintegrasi ke dalam matriks lipid stratum corneum karena strukturnya meniru squalene sebum alami. Ia memulihkan ketidaktembusan, mengurangi kehilangan air transepidermal (TEWL), dan menetralisir peroksida lipid.
Origine et tradition
Du palais aux laboratoires
Squalene diidentifikasi dalam hati hiu (skualos = hiu dalam bahasa Yunani) pada 1916. Versi tumbuhannya yang distabilkan (squalane) dikomersialkan sejak 1990-an. Ia menjadi esensial dalam K-beauty premium pada tahun 2015.
Protocole d'application
Mode d'emploi clinique
- Étape 01 Beberapa tetes di akhir rutinitas
- Étape 02 Campurkan dengan krim untuk meningkatkan kenyamanan
- Étape 03 Luar biasa sebagai minyak rambut dan ujung kering
- Étape 04 Cocok pagi dan malam