Bioactif · Fiche éditoriale
Asam salisilat (BHA)
Salicylic acid
살리실산
Beta-hydroxy acid yang paling banyak diteliti dalam kosmetik: larut dalam lipid, ia meresap ke dalam pori dan mencabut sebum teroksidasi yang menjadi penyebab komedo dan mikrokista. Digunakan dengan sempurna oleh COSRX dan Round Lab dalam konsentrasi klinis terkontrol.
Six bénéfices documentés
- 01 Membersihkan pori secara mendalam
- 02 Mengurangi komedo dan mikrokista
- 03 Mengatur produksi sebum
- 04 Menghaluskan tekstur kulit
- 05 Efek anti-jerawat
- 06 Mempercepat pembaruan sel
« Digunakan dengan sempurna oleh COSRX dan Round Lab dalam konsentrasi klinis terkontrol »
Pharmacopée Joseon
Le mécanisme
Asam salisilat bersifat lipofilik: ia menembus sebum dan meresap ke pori, tempat ia melarutkan sumbatan keratin dan sebum teroksidasi. Ia juga memiliki efek anti-inflamasi dengan menghambat COX-2 dan membatasi proliferasi C. acnes.
Tradition ancestrale
Awalnya diekstrak dari kulit pohon willow putih (Salix alba), digunakan dalam pengobatan Yunani kuno untuk sifat analgesiknya. Versi kosmetik modernnya muncul pada 1990-an. K-beauty mendemokratisasinya dalam formulasi lembut (0,5 hingga 2%).
Mode d'emploi
- 01 Toner atau serum BHA 1-3 kali per minggu
- 02 Hanya di malam hari (mensensitisasi terhadap matahari)
- 03 Pada kulit bersih, sebelum serum menghidrasi
- 04 SPF wajib di pagi hari berikutnya